Barang Bukti

Definisi dan arti kata Barang Bukti adalah benda yang digunakan untuk memperoleh keyakinan hakim akan kesalahan terdakwa terhadap tindak pidana yang dituduhkan kepadanya. Definisi operasional terhadap barang bukti tidak ditemukan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Defenisi tersebut didapat dari proses penyimpulan pendapat beberapa ahli hukum yang ada. Pergeseran makna barang bukti telah terjadi dari definitif barang menjadi definitif benda. Mengacu pada ketentuan hukum benda dalam lapangan perdata, barang hanya merujuk pada benda berwujud semata. Pemahaman tersebut memiliki rasio legis terhadap teknis penyitaan yang mana penyitaan terhadap benda berwujud dapat dilakukan dengan sederhana. Menjadi pertanyaan menarik apabila yang dilakukan penyitaan pidana ialah benda tidak berwujud sebagai contoh hak cipta. Sebagaimana diketahui hak cipta muncul tepat ketika dideklarasikan tanpa disertai kewajiban untuk melakukan pencatatan terhadap lahirnya hak kebendaan tidak berwujud tersebut. Terhadap kasus penegakan hukum pidana hak cipta, yang menjadi pokok sita ialah barang ciptaan yakni barang yang diwujudkan secara nyata dan bukan hak cipta itu sendiri. Penegakan hukum di Indonesia pernah melakukan penyitaan terhadap hak cipta yakni berupa akun sosial media yang mana keberadaan akun tersebut sebagai salah satu objek hak cipta diakui. Namun, praktik hukum di Belanda yang merupakan induk terdekat dalam memahami Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana di Indonesia malah tidak mengakui adanya sitaan terhadap segala hak kekayaan intelektual termasuk didalamnya hak cipta tersebut.